Sabtu, 07 Maret 2009

Aaahh....Shida Mirai is so cute!!

Hehe...mina, go meh ne~! Udah lama gak nulis.
hm..dah 4 bulan lebih klo gak salah.
Gara-gara cewek imut ini nih....

Yup, sesuai judul entri ini, namanya Shida Mirai. Hehe...kawaii deshou?? Ini waktu dia jadi Megu di jdrama Tantei Gakuen Q (
Detective School Q).

Tapi, yang aku suka dari dia bukan hanya wajah Jepang-nya melainkan aktingnya!! Walau masih muda (dia lahir tanggal 10 Mei 1993), dia sudah memerankan banyak jdrama+jmovie sejak tahun 2002 dengan karakter yang berbeda-beda...beda drastis malah!

Lihat aja dia waktu baru pertama kali dapat peran besar (supporting actress) di Jyoou no Kyoushitsu (
The Queen's Classroom) pada tahun 2005. Dia berperan jadi Kanda Kazumi, gadis imut umur 12 tahun yang masih memandang dunia dengan lugu dan jujurnya...Ekspresi Shida waktu menangis karena dikhianati sahabat sekaligus diacuhkan oleh teman-teman sekelasnya, atau sewaktu dia menghibur sahabatnya, juga ekspresi "sok imut" yang dia pakai saat ingin menghentikan pertengkaran ortunya. Untuk hasil yang memuaskan ini, dia mendapatkan gelar "Best New Comer" saat perayaan 46th Television Drama Academy Awards

Lain halnya saat Shida berperan di drama 14 Sai no Haha (mother at fourteen). Perubahan dari wajah ceria gadis 14th menjadi wajah keibuan dan penuh kedewasaan tak pernah kubayangkan akan ditampilkan oleh Shida Mirai. Hehe...kayaknya aku terlalu lebai ya? Tapi....sungguh! ekspresinya mampu membawaku hanyut dalam kesedihan total seorang gadis yang hamil di luar nikah. Walau dia gak dapat penghargaan untuk aktingnya kali ini, tetep aja aku suka lihat dia. Coz dia mampu menarikku untuk nonton drama menyedihkan ini (padahal kan aku paling gak suka sad drama!).

Aku lebih suka jenis komedi. Dan beruntungnya, Shida memerankan karakter yang amat sangat lucu di Seigi no Mikata (
Ally of Justice), baru-baru ini (diputar mulai Juli 2008 di Jepang). Dia memerankan Nakata Yoko, remaja SMA yang sangat "tidak beruntung" karena mempunyai kakak yang "dominan". Bahkan kakaknya itu (Nakata Makiko yang diperankan oleh Yamada Yu) dengan tidak sopannya, memanggil ayah mereka tanpa embel-embel "ayah" (otou-san), langsung menyebut "Goro", her father's first name. Parah deh pokoknya...haha...

Well, drama pertama yang membuatku begitu menyukai Shida itu ya Tantei Gakuen Q. Wajah manis dan karakter lucu Megu sungguh merupakan penghibur di tengah-tengah buruknya pembunuhan. Ini drama misteri keduanya (setelah Watashitachi no Kyokasho). Tantei Gakuen benar-benar menyeramkan menurutku, lebih seram dari film hantu. Pembunuhannya sadis!! I prefer Detective Conan, absolutely!

Ah, tentang Watashitachi no Kyokasho (
Our Textbook), aku gak terlalu suka. Shida cuma main di episode 1 sih...Habis itu perannya mati, hikz...
Nah, karena pemeran laennya gak ada yang cakep, ya mending aku nonton drama laen deh...haha...
Sebenarnya ada banyak drama yang melibatkan Shida (14 judul sampai sekarang). Tapi karena kebanyakan dia cuma jadi figuran, dan jarang muncul (misalnya di
Dream Again), ya gak aku tonton deh...gak tertarik sih...
Ehm, k'lo movie-nya sendiri, dah ada 7 judul. Sayangnya, aku belum nonton satu pun, jadi ya gak isa komentar deh....

Rabu, 22 Oktober 2008

Sebenarnya Aku Mampu!

Sekali lagi terjadi. Ini sudah yang kesekiankalinya kualami. Aku selalu kebingungan bila diminta menulis cerita. Tak tahu harus menulis apa. Tak tahu cerita apa yang menarik dan layak untuk ditulis. Padahal tugas dari pak Suharyo, dosen Bahasa Indonesia di kelasku, hanya meminta mahasiswanya menulis sebuah cerita bebas, ekspresif! Seharusnya itu mudah, bukan?
Teman-temanku sering mengatakan bahwa aku pintar bercerita. Mungkin memang benar aku pintar cerita tapi, yakinlah, aku tidak mahir menulis. Terkadang aku kagum pada penulis-penulis. Penulis artikel, buku, atau pun penulis puisi. mereka mampu merangkai kata demi kata sehingga menghasilkan kalimat dan paragraf berkualitas. Layak jual, pula. Namun, mengapa aku tak mampu seperti mereka?
Aku mengatakan kegundahan dalam hatiku ini pada mamaku dan aku heran karena beliau tersenyum. Membuatku memasang mimik tak mengerti di wajahku.
"Kamu hanya kurang percaya pada kemampuanmu, Eve. Lihat, kamu punya banyak coretan-coretan kata. Ini, misalnya." kata mama padaku sambil mengangkat kertas-kertas kumal, bekas tulisan-tulisan yang aku anggap buruk dan tak layak tampil.
Waktu aku membantah dengan mengatakan bahwa menurutku tulisan itu tidak bermutu bahkan sebagian besar tidak terselesaikan dengan baik, mama mulai tertawa pelan.
"Kamu ini lucu. Don't be so perfect, Ve! Tidak ingatkah kamu? Kamu sudah belajar menulis cerita sejak SD. Banyak tugas-tugas mengarang dari guru-gurumu yang telah kamu selesaikan. Nah, biasanya guru-gurumu senang dengan karyamu, bukan? Jadi, tenanglah!"
Ketika mimikku masih menunjukkan keraguan, mama mulai melanjutkan lagi perkataanya.
"Nikmati saja apa yang ada. Jika mereka masih menyukai karyamu, itu bagus. Jika mereka tidak menyukainya, itu masalah mereka."
Aku mulai merenungi perkataan mama. Sepertinya hal itu benar adanya, pikirku. Kalimat-kalimat yang sekarang ini kutulis, buktinya. Secara tak sadar aku sudah menambah koleksi karanganku. Lagi. Wah, ternyata aku mampu!!

Sabtu, 11 Oktober 2008

OSE versus SISKOM ???

Uwwaah . . dah lama gak berbagi crita ni, Dicom!
Gara2 mau siap2 ke jakarta--yang akhirnya nggak jadi--aku jadi lupa buat nulis. Hm, hampir dua bulan y..
Fuh, gila! saking sibuknya diriku...(halah!)

Tapi emank bener sih aku sibuk. Sibuk jadi anak baru di klautan UNDIP prodi oseanografi (OSE). Tapii..sibuknya bukan karena tugas dari dosen-dosennya, dosennya malah baik banget. Minggu pertama cuma diisi perkenalan dan mengingat kembali pelajaran SMA. Maklumlah, liburnya lama banget!!
Yup, tugas dari kakak tingkatlah yang justru paling banyak. Mulai dari minta tanda tangan kakak2 oseanografi ang.2002-2007 sampai bikin artikel, CV, atau datang ke acara2 buka bersama a.k.a bubar a.k.a buber.
Masuk ke OSE ini juga karena papa nggak pengin aku di jakarta sendiri dan terutama karena livingcost disana yang mahal.

Tapi baru berjalan kira-kira 2 minggu, papa sudah menemukan tempat baru lagi!! Kali ini Teknik UNDIP.
Langsung setelah melihat baleho di depan dekanat teknik yang (tentu saja) berisi tentang pengumuman tes penerimaan calon mahasiswa baru untuk jurusan siskom teknik UNDIP, papa memintaku untuk mengikuti tes itu. "Iya" adalah jawabku untuk permintaan itu. Entah kenapa, keinginan papa terkabul. Aku berhasil masuk siskom padahal aku nggak buka buku sama sekali lho! Sama sekali!! Ckck..ternyata Tuhan memang beserta papa.

So, hal itulah yang membuat aku kuliah di dua tempat saat ini. Surat kepindahan yang kuajuin belum disetujui secara resmi oleh rektor sih...

Tapi aku suka lho!! Di OSE temannya enak2, rame!!
Di SISKOM juga gitu...walaupun aku belum kenal deket mereka semua tapi hawa-hawanya (entah kenapa) menyejukkan saat berada di tengah mereka. Cuma dengerin mreka saling bicara satu sama lain (tanpa aku nimbrung sekalipun) rasanya udah nyaman banget.
Tambah lagi, di SISKOM pelajarannya juga enak..ada bhs inggris, bhs indo, agama!! Kalau di OSE kan nggak ada...Di OSE itu pelajarannya justru terkesan sulit, misalnya aja kimia perairan, biologi & geologi laut...ada pelajaran renang juga yang nantinya akan berlanjut ke bidang penyelaman.

Well, apapun hasil akhirnya nanti, aku yakin aku mampu melaluinya dengan baik...soalnya kan dua-duanya sama-sama mendapatkan restu dari papa mama juga eyang-eyangku :)